Tarian Rondhing ini berasal dari “rot” artinya
mundur, dan “kot-konding” artinya bertolak pinggang. Jadi Tari Rondhing ini
memang menggambarkan tarian sebuah pasukan bagaimana cara melakukan
baris-berbaris, yang ditarikan oleh 5 orang. Tarian rondhing ini juga diangkat
dari perjuangan masyarakat Pamekasan.
Blog ini berisi beberapa konten menarik dari wisata hingga dunia hiburan. Kalian bisa melihatnya disini juga membuat postingan yang membantu kalian disaat jenuh dengan kehidupan monoton sehari-hari.
Senin, 11 Mei 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Pentingnya kita menggali potensi yang ada pada sistem eksplorasi di Kabupaten Sumenep berupa sumber daya kelautan yang besar termasuk k...
-
Zawawi Imron, ulama dan juga penulis sajak Islam asal Madura, menilai tidaklah lengkap bila membahas KH Bahaudin Mudhary tanpa menyinggung ...
-
News Room, Kamis ( 07/03 ) Potensi Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Sumenep, rupanya menarik minat anggota DPRD Kabupaten Trenggalek u...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar